Utama

Fase Relaksasi Samsat Pajak Kendaraan 

Masa Relaksasi Covid-19, Antrean Warga Mengular di Samsat Samarinda



Antrean warga mengular di Samsat Samarinda
Antrean warga mengular di Samsat Samarinda

SELASAR.CO, Samarinda - Pemberlakuan relaksasi setelah pembatasan kegiatan akibat Covid-19 di Samarinda, dimulai 1 Juni 2020 kemarin. Beberapa tempat pelayanan publik pun satu per satu kembali beroperasi. Pada hari ini, Selasa (2/6/2020), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Samarinda mulai membuka kembali pelayanannya.

Dari pantauan media ini, Kantor Samsat Samarinda di Jalan Wahid Hasyim, mengalami antrean cukup panjang di area pintu masuk kantor pelayanan. Beberapa kali terlihat petugas Kantor Samsat memberi imbauan melalui pengeras suara, untuk tetap menjaga jarak sebagai protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Namun seperti tidak peduli, masyarakat masih berdesakan untuk dapat masuk ke dalam area pelayanan. Berbeda dengan area luar kantor pelayanan, di area dalam terlihat pelaksanaan protokol kesehatan jauh lebih tertib. Kursi-kursi diberi jarak satu meter. Tidak ada warga yang berdiri sebelum nomor antrean atau namanya dipanggil oleh petugas.

Selain karena hari perdana kembali beroperasi, diskon pajak kendaraan yang diberlakukan Pemprov Kaltim diduga menjadi salah satu sebab tingginya antusias masyarakat membayar pajak kendaraan mereka.

Winata salah satu warga mengaku telah datang sejak pukul 7.30 Wita, untuk mendapat antrean awal membayar pajak kendaraan. Ia mengaku mobilnya telah empat bulan menunggak pembayaran pajak, selama operasional Samsat dihentikan. Namun karena banyaknya warga lain yang datang lebih dulu, ia justru menerima antrean nomor 200.

“Saya khawatir juga melihat kerumunan seperti ini sebetulnya, apalagi saya sudah berumur 69 tahun. Makanya saya mundur saja, menghindari kerumunan. Antrean saya juga nomor 200, jadi saya menunggu dari jauh,” ujarnya.

Beberapa warga lain pun ada yang diminta petugas keamanan untuk melakukan pengurusan pajak kendaraannya esok hari. Hal ini mempertimbangkan terus bertambahnya warga yang ingin mengurus pajak kendaraan. Hingga sekitar pukul 10.00 Wita pagar depan Kantor Samsat terpaksa ditutup, guna mencegah semakin banyaknya warga yang datang.

Yayuk, menjadi salah satu orang yang diminta petugas keamanan untuk kembali lagi besok, jika ingin mengurus pajak kendaraannya. Dia mengaku tidak mengetahui adanya pemberlakukan diskon pembayaran pajak, hingga menyebabkan banyaknya warga yang datang.

“Saya diminta datang lagi besok jam 7.00 Wita, untuk ambil nomor antrean. Saya mau melakukan pengurusan pajak kendaraan lima tahunan, jadi harus diurus di sini. Saya cukup kecewa lah, karena saya sudah buru-buru datang ke sini sampai meninggalkan anak sendiri di rumah,” ungkapnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Samarinda, Rianita mengaku akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan hari ini. Dirinya pun mengakui adanya peningkatan wajib pajak yang datang di Kantor Samsat, utamanya pembayaran pajak lima tahunan.

“Hal ini karena pembayaran pajak ini hanya bisa dilakukan di Kantor Samsat Induk dan Samsat Samarinda Seberang. Untuk pajak tahunan kan masih bisa terbagi di Kantor Samsat Pembantu yang tersebar di seluruh Samarinda,” ujarnya.

Dia pun telah melakukan evaluasi terhadap sistem antrean di hari pertama. Rianita mengaku akan merubah mekanisme pengambilan nomor antrean, bagi para wajib pajak yang ingin mengurus pajak lima tahunan. 

“Tadi saya evaluasi soal mekanisme pembagian nomor antrean pembayaran pajak lima tahunan. Nanti pembagian nomor antreannya akan kami lakukan saat pengecekan kendaraan. Tidak lagi pengambilan nomor antrean dulu, lalu pengecekan,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya