Utama

Lapas Kelas II A Samarinda warga binaan Warga Binaan Meninggal Warga Binaan Pemasyarakatan 

Warga Binaan Meninggal di Lapas Kelas IIA Samarinda, Ini Kemungkinan Penyebabnya



Lapas Kelas II A Samarinda
Lapas Kelas II A Samarinda

SELASAR.CO, Samarinda - Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II A Samarinda berinisial IK (41) dilaporkan meninggal pada 18 Oktober 2020 sekitar pukul 06.30 Wita di dalam lapas. Penyelidikan lanjutan terhadap meninggalnya pria tersebut telah dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya tindak kekerasan dalam kasus ini.

Kepala Lapas Kelas II A Samarinda, Mohammad Ilham Agung Setyawan menyatakan, dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan adanya tindak kekerasan yang dilakukan oleh warga binaan lain terhadap almarhum IK.

“Meninggalnya mendadak, tidak ada yang tahu. Karena sebelumnya, almarhum masih terlihat menonton TV. Diketahui almarhum tidak sadarkan diri ketika dibangunkan pada pagi harinya,” ucap Ilham.

Dari keterangan rekan satu blok almarhum, tidak ditemukan adanya keluhan sakit. Almarhum terlihat sehat hingga malamnya. Pada pukul 03.30 Wita, IK juga masih terlihat menonton televisi dan melakukan ibadah salat. Hingga akhirnya almarhum akan dibangunkan oleh salah satu rekannya pada pukul 06.30 Wita. Saat itulah almarhum tidak merespon lagi. Mengetahui hal itu, rekannya langsung melapor kepada petugas Lapas.

Pihak Lapas langsung memberikan pertolongan pertama dengan membawa almarhum ke rumah sakit. Almarhum dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Hingga saat ini, penyebab meninggalnya IK pun belum diketahui. Pihak kepolisian memberi saran untuk melakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian. Namun keluarga almarhum diketahui menolak autopsi. Hal ini karena dari keluarga meyakini bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung.

“Kami tidak memahami persis mengenai medis. Lebih tepatnya dan untuk mengetahuinya, ya dilakukan autopsi. Namun dari pihak keluarga almarhum menolak untuk dilakukannya autopsi terhadap jenazah almarhum,” tutup Ilham.

Penulis: Bekti
Editor: Awan

Berita Lainnya