Utama

pencemaran nama baik UU ITE calon wali kota Samarinda  andi harun 

Lewat Kuasa Hukumnya, Andi Harun Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polisi



Kuasa hukum Andi Harun (AH) telah membuat laporan ke Polresta Samarinda atas dugaan aksi pencemaran nama baik yang dilakukan sebuah channel Youtube.
Kuasa hukum Andi Harun (AH) telah membuat laporan ke Polresta Samarinda atas dugaan aksi pencemaran nama baik yang dilakukan sebuah channel Youtube.

SELASAR.CO, Samarinda - Pada hari ini, Senin (2/11/2020) tim kuasa hukum Andi Harun (AH) telah membuat laporan ke Polresta Samarinda atas dugaan aksi pencemaran nama baik yang dilakukan lewat channel Youtube. Dari keterangan Tim Kuasa Hukum, Andi Asran Siri, channel yang dilaporkan tersebut bernama Berita Asik. Channel ini diduga melakukan aksi pencemaran baik dengan memuat video berisikan informasi tidak benar terhadap kliennya. Atas video tersebut kliennya merasa sangat dirugikan.

"Dalam berita tersebut seakan-akan Andi Harun pernah menjadi tersangka pada 2006. Saya pastikan kepada teman-teman semua bahwa dalam perkara apapun selama ini, pak Andi Harun tidak pernah menjadi tersangka baik pidana umum, korupsi, atau apapun," tegas Andi Asran Siri. 

Total ada empat video yang dimuat dalam channel tersebut, yang isinya semua membahas calon wali kota Samarinda nomor urut dua tersebut. Dari temuan kuasa Hukum Andi Harun, juga ada upaya penyebarluasan video itu melalui SMS yang dikirim secara acak. 

"Ada penyebaran berita melalui SMS blasting. Isi SMS blasting itu isinya menginformasikan, menyebarluaskan, dan mengarahkan penerima SMS untuk membuka link video yang ada di Youtube tersebut," tambah Andi Asran Siri. 

"Kita sudah melakukan langkah untuk mengetahui siapa yang mempunyai channel youtube tersebut, dan kemungkinan bahwa ada indikasi berita ini dibuat di daerah Jakarta dan Tanggerang Selatan. Itu sementara yang kami temui," imbuhnya. 

Kuasa Hukum Andi Harun pun tidak memungkiri bahwa adanya indikasi dugaan bahwa video tersebut dibuat oleh lawan politiknya saat ini. 

"Indikasi itu ada, karena secara personal pak Andi Harun ini juga sebagai calon wali kota yang mengikuti kontestasi Pilkada. Entah apakah nanti yang sengaja membuat dan menyebarluaskan berita ini, kita tidak tahu, kita masih menduga apakah dia berafiliasi dengan salah satu calon lain di dalam Pilkada Samarinda ini," pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya