Utama

PDAM Samarinda  PDAM Tirta Kencana Samarinda  Perbaikan Pipa PDAM  Pipa PDAM Bocor  Pipa PDAM Rusak 

Usai Perbaikan Pipa Induk, Butuh 3 Hari Agar Distribusi Air Kembali Normal



Perbaikan pipa induk PDAM.
Perbaikan pipa induk PDAM.

SELASAR.CO, Samarinda - Dalam beberapa hari terakhir warga Samarinda khususnya yang bermukim di sekitar jalan Pangeran Suryanata, Jalan AWS, Jalan Kadrie Oening dan sekitarnya tak menerima aliran air PAM dari Perumdam Tirta Kencana Samarinda. 

Laporan rusaknya pipa air ini pertama kali disampaikan Perumdam Tirta Kencana Samarinda pada Jumat, 2 Desember 2022 lalu lewat akun media sosialnya. Dalam pemberitahuan tersebut disebutkan bahwa wilayah yang terdapat akibat rusaknya pipa ini adalah Jalan P. Suryanata, Bukit Pinang, Kampung Pinang, Ring Road 2 dan 3 Sempaja ujung, Jalan Kadrie Oening, Jalan AWS, hingga Jalan P.M. Noor. 

Saat dihubungi Selasar terkait hal ini, Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Ali Rachman mengatakan bahwa pipa yang rusak tersebut adalah pipa induk yang mendistribusikan air menuju booster Ringroad. 

"Jadi yang bocor itu kan pipa induk dengan diameter 700 mm. Itu arahnya dari IPA Bendang menuju ke booster ringroad dan menuju utara yaitu sempaja, Suryanata, dan AWS," jelas Ali pada hari ini Selasa (6/12/2022). 

Dalam proses perbaikan ini Perumdam Tirta Kencana Samarinda menurunkan dua tim untuk bergantian dalam melakukan perbaikan pipa tersebut. 

“Pengerjaannya cukup sangat sulit, karena saat penggalian tanahnya juga sering longsor. Jadi kami menggunakan dua rekanan untuk saling membantu pekerjaan. Jadi satu lelah ganti lagi, mereka gantian-gantian,” jelasnya. 

Kegiatan perbaikan sendiri telah selesai dilakukan pada Senin malam kemarin, dan saat itu pula telah dilakukan tahap pengisian receiver ringroad. Ketika level ketinggian air sudah mencapai 3 meter, air akan langsung didistribusikan. Hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pemantauan selama proses pendistribusian kembali dilakukan. 

“Pasti (akan butuh waktu sampai ke rumah), jadi yang terdekat dulu yang menerima. Untuk hari ini yang bisa menerima di awal itu di Jalan Suryanata. Kemudian untuk normalnya di sekitar jalan AWS, sampai kemudian menuju Jalan Wahid Hasyim dan sekitarnya,” jabarnya.  

“Kalau tidak ada halangan 3 hari bisa normal semua. Paling lama mungkin satu mingguan,” tambahnya. 

Disinggung soal penyebab rusaknya pipa induk tersebut, Ali menyebut kerusakan dipicu adanya aktivitas konstruksi di dekat pipa yang membuat adanya pergeseran posisi pada pipa. 

“Itu sepertinya ada pekerjaan konstruksi jalan atau sejenisnya. Itu yang diduga membuat geser atau jebolnya pipa,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya