Kutai Kartanegara

Kekerasan Seksual Kasus Kekerasan Seksual pelecehan seksual Kasus Kekerasan Seksual di Kukar DP3A Kukar DP3A Dinkes Kukar 

Selama 6 Tahun, Tercatat Sebanyak 222 Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kukar



Ilustrasi.
Ilustrasi.

SELASAR.CO, Tenggarong - Enam tahun terakhir, terdapat sebanyak 222 kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, pada tahun 2017 kasus kekerasan seksual terhadap anak yang telah ditangani sebanyak 46 kasus. Kemudian pada tahun 2018 sebanyak 31 kasus, 2019 sebanyak 39 kasus, 2020 sebanyak 43 kasus, 2021 sebanyak 26 kasus dan 2022 sebanyak 37 kasus.

"Paling tinggi di tahun 2017, sebanyak 46 kasus," ujar Sekretaris DP3A Kukar, Hero Suprayetno.

Ia juga mengungkapkan, bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut banyak dilakukan oleh orang-orang terdekat. Seperti orang tua sambung, paman, saudara, hingga orang-orang yang ada dilingkungan sekitar tempat tinggal atau tetangga.

Bahkan, beberapa jumlah kasus yang terjadi menyebabkan kehamilan. Hal itu pun dapat berisiko terhadap kelahiran prematur, lantaran mengandung pada usia yang belum matang. Selain itu, mental di usia yang belum matang juga dianggap belum siap untuk menjadi orang tua. Tentunya hal seperti ini perlu penanganan dan perhatian yang khusus, agar kondisi anak yang menjadi korban kekerasan seksual tidak mengalami depresi yang parah.

"Jadi butuh penanganan khusus dan pendampingan yang khsus," sebut Hero.

Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual, DP3A Kukar bekerja sama dengan sejumlah lembaga. Seperti pihak kepolisian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar. Melalui kerjasama tersebut dibentuk sekolah ramah anak, yang peruntukannya sebagai wadah memberikan edukasi terhadap orang tua dan para anak-anak untuk pencegahan kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan.

"Ini yang kita perkuat progresnya tahun ini," tutupnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya